0 Fungsi Menu-Menu Dalam cPanel

Minggu, 01 Juni 2014



http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/cpanel1.jpg

Bila anda baru membeli hosting dan baru menggunakannya, mungkin anda sedikit bingung dengan fungsi menu-menu yang ada pada cPanel anda. Fungsi utama cPanel yaitu sebagai halaman pengaturan untuk mengelola penggunaan hosting, seperti domain, database, bandwith, diskspace, password, dan lain-lain.
Berikut akan saya bahas tentang fungsi dari menu-menu pada cPanel yang biasa digunakan pada self hosting, di sini penulis menggunakan cPanel WHM 11.30, tidak masalah jika anda menggunakan cPanel versi yang berbeda, karena beberapa menu pada cPanel, semuanya hampir sama. :)


















Berikut adalah fungsi menu-menu yang ada pada cPanel:

Preferences
http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/preferences.jpg
Pada pilihan ini terdapat beberapa menu, diantaranya yaitu Getting Started Wizard dan Video Tutorials, fungsi kedua menu tersebut yaitu sebagai halaman tutorial untuk penggunaan awal cPanel, seperti bagaimana cara mengelola cPanel.
  • Change Password
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengubah password account web hosting anda, untuk login ke cPanel dan FTP.
  • Update Contact Info
    Fungsi menu ini sebagai contact info yang disediakan oleh cPanel, yang akan digunakan oleh admin self hosting untuk mengcontact anda melalui email.
  • Change Style
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengganti tema default cPanel, dengan tema-tema lain yang lebih menarik.
  • Change Language
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengganti bahasa yang anda inginkan.
  • Shortcut
    Fungsi menu ini yaitu untuk membuat shortcut atau bookmark pada browser anda, gara anda dengan mudah bisa mengakses cPanel.
Mail
http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/mail.jpg
Pada pilihan ini terdapat beberapa menu yang berhubungan dengan Email dari hosting yang anda gunakan.
  • Email Accounts
    Fungsi menu ini yaitu untuk membuat beberapa email acoount, email account di sini tergantung dari self hosting yang menyediakan, apakah terbatas atau unlimited, biasanya email acoounts ini diterapkan pada perusahaan, group, atau sekumpulan komunitas yang memiliki banyak pengguna, sehingga masing-masing pengguna diberikan alamat email yang berbeda dengan domain yang sama.  Contoh:
    Domain asus87.com memepunyai beberapa email accounts, misal: abud@asus87.com, lintang@asus87.com, mov@asus87.com, dll
  • Web Mail
    Fungsi menu ini sebagai web based yang digunakan untuk mengelola email accounts, seperti membaca, menulis, mengirim email, dimana pada web mail ini disediakan beberapa tampilan web mail, seperti Horde, SquirrelMail, dan RoundCube.
  • Spam Assasin
    Fungsi menu ini yaitu untuk memfilter email spam yang masuk ke mailbox anda.
  • Forwarders
    Fungsi menu ini yaitu untuk memforward email yang masuk ke web mail anda ke layanan email lain, seperti Gmail, Yahoo Mail, sehingga anda tidak perlu membuka email account pada hosting anda lagi.
  • Auto Responders
    Fungsi menu ini yaitu untuk memberikan jawaban otomatis terhadap email yang masuk ke anda.
  • Default Address
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengalihkan semua alamat email ke 1 alamat email.
  • Account Level Filtering
    Fungsi menu ini yaitu untuk memfilter alamat email yang tidak anda inginkan.
  • User Level Filtering
    Fungsi menu ini yaitu untuk menentukan email accounts mana yang akan anda terapkan Account Level Filtering
  • Email Delivery Route
    Fungsi menu ini untuk memeriksa alur email yang anda kirim ke alamat email lain, di sini anda bisa melihat alur pengiriman email ke alamat tertentu berdasarkan jalur SMTP.
  • MX Entry
    Fungsi menu ini yaitu MX untuk merubah arah kemana tujuan email dari domain anda akan dikirim/disimpan. Jadi apabila anda ingin merubah alokasi penyimpanan email anda, gunakanlah fasilitas ini.
File
http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/file.jpg
Pada pilihan ini terdapat beberapa menu yang berhubungan dengan manajemen file, folder dan database pada server hosting.
  • Backups
    Fungsi menu ini yaitu untuk melakukan backup Data pada hosting anda, File, database, email, dll.
  • File Manager
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengelola file-file dan folder anda pada server hosting anda, seperti menggunakan aplikasi FTP client untuk mengakses public_html/www. Di sini anda dapat membuat, mengupload, download, menghapus, memindahkan, mengedit, dan mengubah nama (rename) file-file dan folder anda.
  • Web Disk
    Fungsi menu ini yaitu hampir sama dengan File Manager, hanya saja pada web disk ini anda dapat mengakses server hosting tidak melalui web ataupun aplikasi FTP client, anda cukup menggunakan script yang disediakan oleh cPanel itu sendiri berdasarkan masing-masing Sistem Operasi (Linux, Windows, Mac OS)
  • Disk Space Usage
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengetahui berapa besar kapasitas disk yang telah anda gunakan.
  • FTP Accounts
    Fungsi menu ini yaitu untuk membuat beberapa FTP account.
Logs
http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/logs.jpg
Pada pilihan ini terdapat menu-menu yang digunakan untuk melihat log/catatan terakhir mengenai history domain anda.
  • Latest Visitor
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengetahui siapakah pengunjung terakhir yang mengunjungi domain anda.
  • Bandwith
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengetahui berapa besar bandwith dalam kurun waktu perhari, perminggu, dan perbulan.
  • Raw Access Log
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengetahui cache dari log pada domain anda, tentang pnegunjung perhari, perminggu, dan perbulannya. Semua statistik pengunjung disimpan di sini. Anda dapat menyimpannya dalam bentuk grafik dan dapat anda download untuk keperluan analisa.
  • Error Log
    Fungsi menu ini yaitu menampilkan 300 catatan error terakhir yang terjadi pada website anda. Rutinlah memeriksa catatan error ini sehingga anda dapat segera melakukan perbaikan apabila menjumpai pesan error.




        Security
       http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/security.jpg
Pada pilihan ini terdapat menu-menu yang digunakan untuk mengamankan domain website/blog, untuk mengantisipasi serangan dari luar.
  • IP Deny Manager
    Fungsi menu ini yaitu melakukan pemblokiran terhadap alamat IP tertentu. Sehingga dapat melindungi website dari serangan luar yang merusak website/blog anda atau menghabiskan bandwith website anda.
  • SSL/TLS Manager
    Fungsi menu ini yaitu untuk meningkatkan keamanan dengan membuat SSL yang akan digunakan untuk website anda, seperti pada website-website Bank, yang membutuhkan sekuritas tinggi. Untuk menginstal SSL mintalah bimbingan administrator web hosting anda.
  • Hot Link Protection
    Fungsi menu ini yaitu untuk mencegah linking langsung ke file pada website Anda. Umumnya hotlink protection dimanfaatkan untuk melindungi file gambar/video pada website agar tidak digunakan oleh website-website lain.
  • Leech Protect
    Fungsi menu ini yaitu untuk memanage direktori yang telah diproteksi.
    Contoh:
    Apabila anda memberikan username dan password folder kepada teman anda dan kemudian teman anda memberikan username dan password tersebut secara terbuka ke publik, dengan maksud jahat, untuk mengantisipasinya anda gunakan Leech Protection ini.  Dengan Leech Protect anda dapat menentukan berapa jumlah pengguna yang diizinkan untuk mengakses account anda dengan username dan password tersebut dalam waktu 2 jam. Anda juga dapat mengatur agar mendapatkan email peringatan setiap kali ada lebih dari 2 pengguna yang mencoba masuk menggunakan username dan password tersebut. Anda juga dapat mendirect user tersebut ke alamat lain apabila ada user yang ingin menagkses account anda.
       Domains
     http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/domains.jpg
       Pada pilihan ini terdapat menu-menu yang digunakan untuk mengelola domain
  • Sub Domains
    Fungsi menu ini yaitu untuk membuat subdomain. Subdomain adalah cabang domain utama yang berdiri sendiri dan ditempatkan dalam sebuah sub direktori utama (public_html).  Contoh:
    Domain asus87.com mempunyai subdomain dengan nama tipstrik.asus87.com.
  • Addon Domains
    Fungsi menu ini yaitu sebagai domain yang diarahkan ke sub-direktori sebuah website.  Contoh:
    Anda mempunyai alamat website/blog asus87.com, dan anda juga mempunyai domain dengan alamat lintang87.com, dengan Addon Domains anda bisa mendirect domain lintang87.com ke hosting asus87.com tersebut.
    Addon domain digunakan kalau ingin menampilkan beberapa web dalam satu hosting. Dengan fitur ini anda hanya perlu membeli nama domain lagi dan ditambahkan ke hosting anda dan anda akan mempunyai 2 web yang aktif dengan isi yang berbeda.
  • Parked Domain
    Fungsi menu ini yaitu sebagai domain yang diparkirkan ke atas domain utama sehingga pada saat domain tersebut diakses akan menampilkan web domain utama.
  • Redirects
    Fungsi menu ini digunakan untuk membuat redirect sebuah URL menuju halaman tertentu. Contohnya Anda ingin mempersingkat URL sebuah halaman penting.
  • Advance DNS Zone Editor
    Fungsi menu ini yaitu digunakan untuk membuat domain sendiri dengan layanan hosting pada tempat lain, seperti Blogger.com.  Contoh:
    Sebelumnya anda mempunyai blog dengan domain asus1987.blogspot.com, kemudian anda membeli domain dengan nama asus1987.com, dengan fitur ini anda dapat merubah domain .blogspot tersebut menjadi .com.
Databases
http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/databases.jpg
Pada pilihan ini terdapat menu-menu yang dapat digunakan untuk mengelola database.
  • MySQL Databases
    Fungsi menu ini yaitu untuk membuat, memodifikasi, maupun menghapus database.
  • PHP My Admin
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengelola databaseMySQL berbasiskan halaman web.
  • Remote MySQL
    Fungsi menu ini yaitu untuk menambahkan hak akses bagi web server lain, untuk mengakses database MySQL pada web hosting Anda.
  • PostgreSQL Database Wizard
    Fungsi menu ini yaitu hampir sama dengan PHPMyAdmin yaitu untuk membuat database.
  • PHPPgAdmin
    Fungsi menu ini yaitu sebagai alat bantu administrasi database berbasis web yang dibuat khusus untuk mengelola database PostgreSQL.
Software/Service
http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/software.jpg
Pada pilihan ini terdapat menu-menu dan tools yang dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi tampilan atau website.
  • CGI Center
    Fungsi menu ini yaitu sebagai kumpulan pre-installed script yang siap pakai untuk dapat anda gunakan merubah tampilan dan fitur website anda.
  • Softaculous
    Fungsi menu ini yaitu untuk menginstall CMS dengan sangat mudah dan cepat, seperti menginstall WordPress dalam hosting, dan konten-konten CMS lainnya.


Advanced
http://www.asus87.com/wp-content/uploads/2011/05/advance.jpg
Pada pilihan ini terdapat menu-menu yang dapat digunakan untuk beberapa pengaturan tambahan untuk mengelola file hosting anda.
  • Apache Handlers
    Fungsi menu ini yaitu untuk memungkinkan anda untuk menentukan hal yang harus dilakukan oleh Apache terhadap file tertentu. Jadi bila Apache menemukan file tersebut maka Apache telah memiliki build-in action yang akan dijalankan perintah tersebut sehingga bila anda ingin Apache menjalan perintah yang berbeda, hal ini dapat dikonfigurasikan pada Apache Handler.
  • Image Manager
    Fungsi menu ini yaitu untuk melihat dan mengedit file gambar yang ada dalam situs anda. Image Manager juga dapat digunakan untuk mengubah ukuran dari file gambar, mengconvert file gambar menjadi tipe lain (jpg, bmp, png, dll).
  • Index Manager
    Fungsi menu ini yaitu untuk mengatur bagaimana sebuah folder pada direktori hosting anda terlihat. Anda dapat memilih tiga macam konfigurasi yaitu: default style, no index atau two type of inde. Apabila anda tidak ingin orang lain melihat folder-folder pada situs anda maka sebaiknya dipilih no index.
  • Cron Jobs
    Fungsi menu ini yaitu untuk menjalankan perintah atau scripts tertentu pada website. Corn Jobs dapat dikonfigurasikan untuk menjalankan perintah atau scripts pada waktu yang ditentukan misalnya untuk menghapus file pada folder temporary pada waktu tertentu, sehingga hosting anda tidak dipenuhi oleh file-file temporary.
  • FrontPage Extentions
    Fungsi menu ini yaitu untuk mempublikasikan situs anda langsung dari aplikasi FrontPage.
  • Network Tools
    Fungsi menu ini yaitu untuk mencari informasi mengenai sebuah website dengan trace route dan dapat dimanfaatkan untuk memastikan perubahan DNS. Biasanya fitur trace route pada Cpanel di sini di disable oleh Administrator dengan alasan tertentu, untuk menagktifkannya anda bisa menghubungi Admin web hosting anda masing-masing.
  • Virus Scaner
    Fungsi menu ini yaitu untuk melakukan scan virus, spyware, malware, dan program bahaya lainnya pada hosting anda. Biasanya Admin hosting melakukan jadwal scaning pada server hosting yang anda gunakan.
  • MIME Types
    Fungsi menu ini yaitu untuk memberitahu browser bagaimana memperlakukan file-file tertentu misalkan file type .htm dibaca sama seperti .html. MIME types ini biasanya digunakan untuk menangani jenis file baru yang muncul akibat kemajuan tekonolgi baru.
Read more »»   

0 Tipe Wifi Berdasarkan Standarisasi International

Jumat, 08 November 2013


Spesifikasi : 802.11a
Tahun Release : 1999
Kecepatan Maksimum : 54 Mbps
Kecepatan Aktual : 23 Mbps
Frekuensi Band : 5 GHz
Kompatibiltas : 802.11a
Jarak Jangkauan Indoor : 30 meter
Jarak Jangkauan Outdoor : 100 meter

Spesifikasi : 802.11b
Tahun Release : 1999
Kecepatan Maksimum : 11 Mbps
Kecepatan Aktual : 4 Mbps
Frekuensi Band : 2,4 GHz
Kompatibiltas : 802.11b
Jarak Jangkauan Indoor : 35 meter
Jarak Jangkauan Outdoor : 110 meter

Spesifikasi : 802.11g
Tahun Release : 2003
Kecepatan Maksimum : 54 Mbps
Kecepatan Aktual : 19 Mbps
Frekuensi Band : 2,4 GHz
Kompatibiltas : 802.11b, 802.11g
Jarak Jangkauan Indoor : 35 meter
Jarak Jangkauan Outdoor : 110 meter

Spesifikasi : 802.11n
Tahun Release : 2009
Kecepatan Maksimum : 248 Mbps
Kecepatan Aktual : 74 Mbps
Frekuensi Band : 5 GHz & 2,4 GHz
Kompatibiltas : 802.11b, 802.11g, 802.11n
Jarak Jangkauan Indoor : 70 meter
Jarak Jangkauan Outdoor : 160 meter


Berikut tabel Tipe Wifi Berdasarkan Standarisasi International 802.11:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghIC4SLt4BWmJA22Y_42c_leLVX330D3C15X_-Uc4L8DFSMK6rvoBdoWFLkkxYAUm_-wOuEsu72y6krZA4T7iCNh555lYl5Kzp9E63cxYwdE3hfUqIL235tt1IWpNK-Qme3ON-8sex13k/s1600/tabel+kecepatan+wifi+802.11.jpg
2.Pengertian Antena
 Antena adalah alat untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik, bergantung kepada pemakaian dan penggunaan frekuensinya, antena bisa berwujud berbagai bentuk, mulai dari seutas kabel, dipole, ataupun yagi, dsb. Antena adalah alat pasif tanpa catu daya(power), yang tidak bisa meningkatkan kekuatan sinyal radio, dia seperti reflektor pada lampu senter, membantu mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal.
A.Fungsi Antena

Antena berfungsi untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja.
B.Karakter Antena
 Ada beberapa karakter penting antena yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis antena untuk suatu aplikasi , yaitu pola radiasi, directivity, gain, dan polarisasi.
1. Pola Radiasi
Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena, atau plot 3-dimensi tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh sebuah antena. Pola radiasiantena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan, yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah azimuth (pola azimuth).

Kedua pola di atas akan membentuk pola 3-dimensi. Pola radiasi 3-dimensi inilah yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Sebuah antena yang meradiasikan sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai antena isotropis. Antena seperti ini akan memiliki pola radiasi berbentuk bola Namun, jika sebuah antena memiliki arah tertentu, di mana pada arah tersebut distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain, maka antena ini akan memiliki directivity Semakin spesifik arah distribusi sinyal oleh sebuah antena, maka directivity antena tersebut.

Antena dipol termasuk non-directive antenna. Dengan karakter seperti ini, antena dipol banyak dimanfaatkan untuk sistem komunikasi dengan wilayah cakupan yang luas. Pada astronomi radio, antena dipol digunakan pada teleskop radio untuk melakukan pengamatan pada rentang High Frekuensi (HF). Bentuk data yang dapat diperoleh adalah variabilitas intensitas sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi. Namun, karena antena dipol tidak memiliki directivity pada arah tertentu, teleskop radio elemen tunggal yang menggunakan antena jenis ini tidak dapat digunakan untuk melakukan pencitraan.
2. Gain
Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena mengarahkan radiasi sinyalnya, atau penerimaan sinyal dari arah tertentu. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada umumnya seperti watt, ohm, atau lainnya, melainkan suatu bentuk perbandingan. Oleh karena itu, satuan yang digunakan untuk gain adalah desibel.
3. Polarisasi
Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal . Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem komunikasi, khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. Pada astronomi radio, tujuan mengenali polarisasi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi adalah untuk mempelajari medan magnetik dari objek tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola radiasi, yang pertama adalah Half-power Beamwidth (HPBW), atau yang biasa dikenal sebagai beanwidth suatu antena. Dalam astronomi radio, beamwidth adalah resolusi spasial dari sebuah teleskop radio, yaitu diameter sudut minimun dari dua buah titik yang mampu dipisahkan oleh teleskop radio tersebut. Secara teori, beamwidth untuk antena yang berbentuk parabola dapat ditentukan.
4. Antena Directoral
Antena jenis ini merupakan jenis antena dengan narrow beamwidth, yaitu punya sudut pemancaran yang kecil dengan daya lebih terarah, jaraknya jauh dan tidak bisa menjangkau area yang luas, antena directional mengirim dan menerima sinyal radio hanya pada satu arah, umumnya pada fokus yang sangat sempit, dan biasanya digunakan untuk koneksi point to point, atau multiple point, macam antena direktional seperti antena grid, dish "parabolic", yagi, dan antena sectoral.
5. Antena Omni-Directional
Antena ini mempunyai sudut pancaran yang besar (wide beamwidth) yaitu 3600; dengan daya lebih meluas, jarak yang lebih pendek tetapi dapat melayani area yang luas Omni antena tidak dianjurkan pemakaian-nya, karena sifatnya yang terlalu luas se-hingga ada kemungkinan mengumpulkan sinyal lain yang akan menyebabkan inter-ferensi. antena omnidirectional mengirim atau menerima sinyal radio dari semua arah secara sama, biasanya digunakan untuk koneksi multiple point atau hotspot.
3.Jenis-jenis Antena
 
1. Antena Omnidirectional
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgo-D_BrZSKqrdo5oc-ew9GkLX7f2I0yz1WUW4VKIn4kIRhiWYhq00o6o7c1h6Senlwm1eTVwb4R8hEpbsld2YKzfaaK_1H6932wNefwUeVcBvKKefrGBL4D0m6FHu-3HTsW6Xx6b8nUtM/s1600/216165_0_Antena_Omni_Taiwan_15_Db.jpg
Sebuah antena Omnidirectional adalah antena daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. This pattern is often described as "donut shaped". Pola ini sering digambarkan sebagai "donat berbentuk". Omnidirectional antenna can be used to link multiple directional antenna in outdoor point-to-multipoint communication systems including cellular phone connections and TV broadcasts. Antena Omnidirectional dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa antena directional di outdoor point-to-multipoint komunikasi systems termasuk sambungan telepon selular dan siaran TV.

Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360-derajat yang tegak lurus ke atas. Omnidirectional antena secara normal mempunyai gain sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-Multi-Point ( P2Mp) atau stu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran. Yang baik bekerja dari jarak 1-5 km, akan menguntungkan jika client atau penerima menggunalan directional antenna atau antenna yang ter arah.Yang ditunjukkan di bawah adalah pola pancaran khas RFDG 140 omnidirectional antena. Radiasi yang horisontal dengan pancaran 360-derjat. Radiasi yang horisontal pada dasarnya E-Field.yang berbeda dengan, polarisasi yang vertikal adalah sangat membatasi potongan sinyal yang di pancarkan. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derjat, sedamgkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.


2. Antena Grid
http://dzulfikar.files.wordpress.com/2011/01/antena-grid-2-4-ghz-24-dbi-kenbontong.jpg
Antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer. Sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik tertentu sesuai pemasangannya.
3. Antena Parabolik
http://mandorkawat2009.files.wordpress.com/2009/10/image229.png
> Dipakai untuk jarak menengah atau jarak jauh
> Gain-nya bisa antara 18 sampai 28 dBi

Kelebihan antenna parabola :
[ + ] Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus menggerakkan antenna.
[ + ] Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam sekejap.
[ + ] Kondisi permanent sehingga tidak gampang goyah terhadap posisi.
[ + ] Signal quality dapat maksimum
Kekurangan antenna parabola :
[ - ] Tidak dapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5.
[ - ] Membutuhkan lebih banyak LNBF.
[ - ] Channel yang diterima lebih sedikit.
4. Antena Sectoral
http://w14.itrademarket.com/pdimage/41/1383141_h.jpg

Antena Sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectional. Yang juga digunakan untuk Access Point to serve a Point-to-Multi-Point (P2MP) links. Beberapa antenna sectoral dibuat tegak lurus , dan ada juga yang horizontal.
Antena sectoral mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.


Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran.
Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.

Read more »»   

Pages

 
:) Yudi Neymar Jr. Boedak Rajo Alam :) © 2011 | Design Template by Rizky wardiansyah | Template Blogger Name | Template Transparent 2.0 | Template Transparent 2.0